Arsip Blog

Seputar Beer

Tahu beer nggak? Itu lho, yang biasanya ada di kebun binatang. Kakinya empat dan jenisnya macam-macam. Ada yang grizzly beer ato yang polar beer. Udah ngerti? Yap, bagus!! Tapi sayangnya yang dimaksud disini adalah beer, bukan bear. Maaf…

Nah, sekarang tahu nggak, apa itu beer? (Serius) beer ato kalo di Indonesia tulisannya bir, adalah minuman yang lekat dengan alcohol. Dan alcohol itu lekat dengan kemabukan. Berarti bir itu juga lekat dengan kemabukan. Tapi tahukah anda, jika ada hal lain yang tersembunyi di dalam bir?

Oke, kita mulai saja. Kita mulai membahas bir dari sejarahnya saja. Dari berbagai sumber didunia, diketahui bahwa umur bir sudah sangat lama. Dalam catatan kuno, diketahui bahwa bir sudah mulai diproduksi sejak 6000 tahun sebelum masehi. Sangat tua, dan bir baru menjadi hal yang favorit dan popular di tahun 2000 sebelum masehi. Dan pada zaman itu, bahkan bir sudah mulai menjarah kebudayaan dan kepercayaan orang-orang. Hingga akhirnya “di”munculkan cerita dan dewa/dewi yang berhubungan dengan bir. Seperti, cerita mesir bahwa bir membuat Sekhmet (Dewi singa) berhenti membunuh orang-orang karena ketagihan dengan bir. Bayangkan saja betapa berbahayanya bir! Dewa saja sampai dibuat mabuk, apalagi kita manusia? Teler kali ya?

Kemudian teknologi pembuatan bir semakin berkembang dan akhirnya dengan banyaknya permintaan bir, terciptalah brewery pertama di dunia yang berada di Bavaria, Jerman. Brewery tertua ini diklaim sudah memproduksi bir sejak 1040 dalam jumlah besar-besaran. Dan melihat betapa besarnya permintaan terhadap bir, akhirnya mulai terciptalah berbagai macam brewery di seluruh penjuru dunia.

BEERS WERE DANGEROUS!! Rasanya semuanya sudah tahu tentang hal ini. Ada yang belum tahu? Baiklah, saya jelaskan. Bir dengan alkohol tinggi, dapat menyebabkan penimbunan lemak di pembuluh darah dan dapat menyebabkan stroke. Dan bukan hanya meminumnya, pembuatan bir juga sangat berbahaya. Mengapa? Mengingat kandungan gas flaemmauble… pokoknya gas mudah terbakar yang banyak. Sehingga menyisipkan resiko kebakaran bahkan ledakan besar di tiap proses brewing. Seperti yang terjadi di tahun 1814 di London brewery. Lebih dari 10.000 galon alcohol meledak dan sebagian besar menjadi tsunami yang melanda jalan jalan di London. 2 rumah runtuh dan 9 orang meninggal dalam ledakan dan puluhan laki-laki meninggal karena keracunan bir yang menggenang di banyak tempat.(mereka meminumnya)

Hingga saat ini bir masih saja diproduksi besar-besaran, baik di pabrik besar maupun secara tradisional. Dan tidak tertutup untuk kepentingan pribadi saja, bahkan untuk sebuah ritual pun bir digunakan. Dan ada cara yang lebih ekstrim lagi untuk menciptakan bir yang diklaim lebih enak. Yaitu dengan mencampurkan bir dengan muntahan!! MENJIJIJIKKAN!! IIigh!! Hal ini dilakukan suku Inca dan beberapa budaya kepulauan Pasifik. Mereka menggunakan muntahan untuk memfermentasikan Bir. Mereka membuat bir kreasi baru ini dalam upacara adatmereka. Caranya bagaimana? Simpel aja, beberapa wanita disuruh mengunyah banyak sekali jagung sampai memenuhi mulut dan membuat muntah. Dan muntahan itu dibiarkan dalam beberapa hari dan akhirnya siap untuk disajikan. Its Ready To Serve!! Who wants first!! Hey Kalian pergi kemana!!!???

Bahaya Bir

Bir Berkhasiat

Bir Halal